Juli 4th, 2008PLN ngadat ei

Sudah cukup kesabaran buat PLN. Perusahaan listrik ini sudah mulai meninggalkan kesan yang tidak menyenangkan. Cukup sudah meninggalkan jejak yang tidak okeh. Sudah berapa lama ane tinggal dinegeri ini namun masih tetap aja mati lampu sudah menjadi tradisi selain korupsi yang memamah biak dinegeri ini.

Saya pun jadi bertanya-tanya, sampai kapan tragedi mati lampu ini akan terus terjadi? Apakah 1 tahun lagi yang namanya mati lampu masih terjadi? Permasalahannya masih yang dasar, kalau tidak kekurangan daya, PLN beralasan karena membludaknya pengguna listrik Indonesia. Lah, yang dijual cuman listrik kok beralasan demikian. Layani dengan sepuasnya dong. Untung nggaka ada saingan seperti operator selular negeri ini.

Kemaren aja lampu di rumah listrik dirumah ane padam mulai dari pagi eh nggak taunya siang hari sampai pukul 17.00 baru nyala dan malam hari padam lagi. Lah kejadian ini sudah mulai pada titik darah penghabisan. Pasalnya sudah teramat sering PLN memadamkan listriknya di rumah ane. Kesabaran ini sudah mulai habis.

Saya menyarankan:

PLN UNTUK MENJUAL KILOAN SELURUH MESINNYA DAN MEMBUKA TENDER UNTUK PENGGANTI PLN. 

ADA YANG MAU BELI BESI KILOAN DARI PLN?

Kesabaran ini sudah habis, ada satu daerah di kota Padang yang tidak tersentuh pemadaman listrik namun kok ditempat lain malah tiap hari terjadi kisah pemadaman listrik? Ada apakah ini?

 

 PR: wait…  I: wait…  L: wait…  LD: wait…  I: wait… wait…

Popularity: 24% [?]

Akhirnya setelah penantian dan penantian, Roy Suryo nongkrong juga di Padang. Kebetulan juga sih, karena acara dilakukan pada hari Senin dan kebetulan juga lagi nggak ada kuliah atau pun UAS. AYo… blogger lain yang lagi UAS, lanjutkan perjuan mu! Acara ini kebetulan juga gratis, kalau berbayar mah nggak tau ikut apa kagak. Acara ini sekalian launching website Antara Sumbar http://www.antara-sumbar.com. Acara ini dihadiri oleh Roy Suryo, Irman Gusman (DPD RI), dan para petinggi  dearah pemprov Sumbar.

Lagi-lagi masalah blogger tetap di permasalahkan oleh si tukang tersebut. Wuih.. tersinggung atau tidak yang jelas biarkanlah dia berucap.

blogger pun tidak mau open ID mereka.

Lah, terserah blogger tersebut dong.  Saya jadi teringat ama kasus Roy Suryo dengan mas Riyogarta tentang blogger yang menolak pemblokiran situs porno. Tapi biarlah berlalu yang jelas dia tidak mengulang tragedi itu lagi. Wuih… i dunno about it.

Roy Suryo memang sebagai manusia yang paling di tunggu-tunggu di acara ini, namun saya tidak mengunggu dongeng yang akan di paparkan oleh si Roy, namun saya menunggu perubahaan besar apa yang akan dilakukan untuk nagari-nagari di Sumatra Barat. Seperti My City Blogging, memang blog yang mengangkat dan memaparkan berita terbaru dari daerah untuk publik. Namun apakah dengan adanya grand launching ini akan kembali mengangkat berita daerah? Atau cuman ingin tidak terjadinya persaingan?

Wuih….

Yang jelas, nafsu tidak terpuaskan dengan mengikuti acara ini. Saya pikir tadinya acara ini lebih di fokuskan terhadap pengembangan prasarana IT di nagari-nagari Sumatra Barat. Namun…. lagi-lagi kita semua sudah tau the end dari acara ginian.

Huf, sekian dulu laporan langsung dari Grand Launching Website Antara Sumbar.

 PR: wait…  I: wait…  L: wait…  LD: wait…  I: wait… wait…

Popularity: 77% [?]

Juni 28th, 2008Wifi yang sangat melarat

Sudah capek juga ngomongin wifi dikampus. Emang sih wifi nya open access, namun kecepatan akses nya dibawah rata-rata. Bagi saya, saya berani membayar mahal asalkan saya bisa melampiaskan nafsu birahi yaitu ngenet sepuas nya. Yang penting saya mendapatkan akes broadband nomor wahid (bukan speedy loh). Semuanya berbanding terbalik dikampus tempat ane kuliah sekarang ini.

Berharap dengan modal Acer, saya bisa berselancar ria dengan kecepatan yang sangat bagus namun kebalikannya. Salah satu jurusan yang memiliki wifi adalah jurusan tetangga, sedangkan ane jurusan mesin dapat dikatakan: no wifi for mesin!. Beberapa hari yang lalu ane ke puskom dan kebetulan bisa main disana. Tulisan ini ane terbitkan dikampus yakni ane nongkrong dibelakang rektorat dan bisa nembak wifi yang lumayan ngebut. Tapi sayang, cuman bisa main selama tiga jam karena batrai ane cuman bertahan selama itu. Tapi disini asik, anginnya sepoi-sepoi, dan sepi lagi. Kan asik nggak ada yang ngganggu atau pun nggak ada yang clingak-clinguk gitu. Tapi sayang, nggak ada colokan listrik ne. Kan sayang tuh.

Sebelum nongkron di belakang rektorat sempat nongkrong di jurusan tetangga namun ane minta ampun disana. Akses nya anget-anget taik ayam. Kalau kenceng, keceng amat dan kalau lambat dapat dikatakan nggak ada terbuka sama sekali. Ampun bener. Namun it’s okay lah untuk bisa nambah nyawa buat batrai ane.

Seandainya disetiap kampus disediakan wifi dengan batasan bandwith seperti yang hair toliez bilang, mungkin kemungkinan yang tidak terduga bisa terjadi. Namun permasalahannya adalah banyak jurusan dikampus ane yang memasang wifi nya sendirian tanpa kabar dan berita dari puskom. Jadi menurut ane sih mereka perang dingin gitu. Mangkanya di FT nggak ada wifi yang dipasang oleh puskom. Alias wifi dipasang oleh jurusan masing-masing.

Sayang teramat sayang. Namun saya sendiri juga teramat kecewa dengan telkom speedy. BBM naik, seharusnya akses internet turun dong (sok pinter masalah ginian). Tagihan internet yang masih itu itu aja. Seandainya speedy menurunkan tarif nya menjadi 150.000 IDR perbulan dan 10 IDR per menit ane ngucapin beribu-ribu terima kasih kepada telkom speedy.

Huh, apa dinegeri ini tidak ada yang gratisan dan berumur lama serta pelayaan yang prima?

Popularity: 88% [?]

Juni 23rd, 2008Kalau boleh buka-bukaan

Tolong jangan permasalahkan judul. Judul tersebut sudah benar dan tidak ada yang salah dengan judul.

 

Sejak SD sampai dengan saya sekarang duduk di bangku kuliah, pertanyaan yang selalu saya dengar adalah:

“kamu orang Sunda yah?”

Saya bukang orang Sunda atau orang-orangan. Saya kelahiran di negeri Minang, jadi artinya….. (silahkan jawab sendiri). Nama saya memang didepannya ada kata “Su…” bukan berarti saya orang jawa atau keturunan jawa dong. Banyak yang bilang, baik tampang maupun gaya berucap saya seperti orang jawa atau orang Sunda.

 

Yah… kenapa masalah ini dipermasalahkan?

 

Saya tidak mempermasalahkan, namun cuman sekedar berbagi. Kalau boleh buka-bukaan, saya sendiri tidak terlalu mengerti dengan bahasa Minang. Semisal, ketika berkumpul ama teman-teman dan saling ketawa-ketiwi otomatis keluar dong bahasa daerah masing-masing. Nah, bagian itulah yang saya tidak suka. Banyak kosa kata yang tidak saya ketahui dari mereka. Bahasa Minang saya justru cenderung ke bahasa Minang Padang dan tidak ada pembauran atau tambahan dari bahasa lain. Ah… bosen ngomong ginian.

 

Read the rest of this entry »

Popularity: 93% [?]

Akhirnya setelah beberapa bulan belakangan ini bekerja keras akhirnya diriku bisa merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Acer. Sebuah kenikmatan yang tiada tandingannya. Uh.. nikmatnya….

Karena sekarang Acer sudah ditangan, sudah saatnya bisa mencicipi akses internet kampus. Konon kabarnya yang ane tau, dikampus ane akses internet merupakan salah satu kampus di sumatra yang memiliki akses internet tercepat. Apa? Saya bener-bener tidak percaya, kalau pun memiliki akses internet tercepat lalu kenapa disetiap jurusan tidak disediakan wifi? Apakah ketua jurusan kudu membuat permohonan terlebih dahulu?

Read the rest of this entry »

Popularity: 49% [?]

Juni 15th, 2008Akhirnya selesai jua

Huh, akhirnya selesai juga setelah mengejar deadline untuk tulisan komat-kamit belakangan ini. Kewalahan sih, apalagi sangat sudah mendapatkan akses internet. Biasanya saya menggunakan akses internet dirumah, namun  belakangan ini saya lebih sering menggunakan akses internet kampus dan lebih lama dikampus. Emang enak sih dikampus, akses nya ngebut ketimbang dirumah yang menggunakan spidi.

 

Spidi lagi spidi  lagi.

 

Deadline sudah terlewatkan, tinggal menunggu martabak goreng yang jatuh dari langit. Akhirnya jatuh juga.

 

Saat nya makan-makan. Makan sanjai nggak yah? Ada yang mau sanjai? Bagi sodara-sodara yang tidak tau tentang kerupuk sanjai silahkan klik link ini: Karupuak Sanjai = Kerupuk Sanjai.

Popularity: 34% [?]

Disiarkan lansung dari kampus Quelopi di Padang, sekarnag waktu menunjukkan pukul 17.12 WIB dan permainan sepak bola kembali memanas karena jurusan teknik mesin kalah dalam pertandingan pertama 1:0. Kesempatan ini membuat suporter dari jurusan teknik mesin panas, karena sebelumnya mesinnnya juga sudah di panaskan. Akhirnya penyerbuan pun dilakukan ditemani oleh tatapan rektor langsung dari ruangan rektorat. Dari penyerbuan ini jatuh korban karena kebetulan emang satu orang korbannya yaitu… ya mahasiswa dong, cuman ane kagak tau dia jurusan apa. Yang jelas dia diburu oleh semua orang, semua mahasiswa yang hadir pada saat itu, semua mahasiswa, dan gebukan pertama dikepala oleh kepalan tangan salah satu anak jurusan teknik mesin berhasil mengenai kepalanya, untung dia nggak pingsan, kalau pingsan kan bagus jalan ceritanya.

 

Berita diatas merupakan berita nyata, percaya atau tidak, aksi penyerbuan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh mahasiswa kepada salah seorang mahasiswa ntah dari jurusan mana dilihat langsung oleh rektor dan para antek-anteknya. Yang jelas… sewaktu itu rektor dan antek-anteknya terpana, terdiam dan ternganga. Saya pun tertawa, atut, laper, dan ngantuk. Lah emang ngantuk.

 

Aksi penyerbuan ini terjadi karena dikampus kebetulan ada liga antar jurusan untuk memperebutkan piala rektor. Dan pada kesemapatan penyerbuan disore hari tersebut, yang lagi tanding yaitu jurusan teknik mesin vs jurusan manajemen. Mahasiswa jurusan teknik mesin kalah satu kosong dan karena itulah membuat anak jurusan teknik mesin memanas. Ditambah lagi, ada yang memper-olok permainan para pemain dari jurusan teknik mesin. Akhirnya ketanggap juga satu  mahasiswa yang memper-olok tersebut dan dikejar. Orang yang dikejar itu pun lari, eh ternyata dia salah arah dan akhirnya tertangkap masa dan digebukin.  Wakakakaka

 

Namun sayang, saya nggak terlalu menyimak tragedi tersebut karena keburu main di jurusan tetangga. Maklum ada wireless gratis dan kenceng. Tapi sayang mainnya sendiri, ada yang mau nemenin?

 

Nah, yang menggelitik saya adalah kenapa mahasiswa sampai segitu parahnya ketika bermain bola? Saya justru kembali tertawa terpingkal-pingkal karena yang namanya mahasiswa tersebut bukannya mereka harus berpikir jernih dalam setiap kondisi? Lalu kenapa mereka hampir membunuh rekan satu almamater mereka sendiri? Begok kah? Dodol kah? Atau apa…?

 

Read the rest of this entry »

Popularity: 33% [?]

Juni 9th, 2008Halo dunia!

Selamat datang di WordPress. Ini adalah tulisan pertama Anda. Sunting atau hapus dan jangan dibaca,  kemudian mulai blogging!

NB:

tengkiu wp. Akhirnya downgrade juga. Satu persatu blog saya yang bernaung di Bloggy Press Network sudah mulai downgrade ke wordpres 2.3.3. Nggak enak make wp 2.5, tampilannya bikin nne’. Tapi syukurlah sewaktu proses downgrade berlansung lancar.

Huh…

Popularity: 31% [?]

Akhirnya saya nggak jadi menerbitkan tulisan peringatannya, mungkin nanti malam, namun sebagai tambahan Komunitas Blogger Padang pada hari Minggu 8 Juni 2008 akan mengadakan Temu Blogger Padang: Ekspresikan Dirimu Melalui Blog.

Tadi, sebelum tulisan ini di post persiapannya sudah mulai terlihat dan besok pagi seluruh panitia bersiap-siap untuk menyambut anggota baru. Kebetulan ane dipercayakan untuk mendaftarkan para anggota baru Palanta dan yang menghadiri acara tersebut yang belum memiliki blog akan memiliki blog pada hari itu juga.

Jadi bagi sodara-sodara yang ingin ikutan dan kebetulan berada di Padang atau memang urang Padang yuk hadiri Temu Blogger Padang di Gedung Pertemuan Bagindo Aziz Chan 8 Juni 2008 pk: 10.00 - 12.00.

nb: Konten yang sebelumnya dijadikan peringatan nampaknya kemunculannya akan tertunda untuk sementara waktu.

Popularity: 12% [?]

Belakangan banyak aksi demo di berbagai daerah diseluruh Indonesia. Saya jadi tidak tertarik lagi nonton tipi. Nggak tau kenapa yang jelas setiap kali demo pasti “kodok coklat” mengamuk. Entah apa yang bikin dia mengamuk. Tapi apakah aparat pantas mengamuk? Lalu apakah hal ini terjadi karena perektrutan “kodok coklat” yang asal-asalan? Kalau mengenai prekrutan memang seluruh Indonesia tau, siapa yang kenal “kodok coklat”, “kodok biru” pun juga demikian. Nunggu perang oi, hah.

Demo bertaburan dimana-mana, asal muasalnya bertaburan seperti jamur karena spora kenaikan minyak terus membuat panas mesin demo ini. Namun, alangkah baiknya pemerintah tidak selalu memikirkan mengenai inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Saya bosan mendengarnya, inflasi jangan dipelajari dan jangan selalu diliar pasar. Berapa kenaikan pasar? Entahlah. Namun pikirkanlah berapa pertumbuhan penduduk miskin setiap kuartalnya. Itulah yang perlu ditekan dan diberantas.

Wakil presiden ini entah apa yang dipikirkannya sampai melontarkan pertumbuhan ekonomi gila-gila an. 8%-9%. Lah saya yang sering denger berita langsung dari Singapura tidak pernah mendengar bahwa negeri tersebut mencapai pertumbuhan setinggi itu. Ini gila atau orang ngomong nya memang tidak pernah menyensor kata-kata? Ini Indonesia pak, bukan negeri mimpi.

Kembali lagi ke demo, saya justru curiga dengan mahasiswa yang sering demo. Demo is okay, namun jangan anarkis, Anda adalah orang yang berpendidikan. Orang yang berpendidikan berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan. Perbedaannya tidak perlu saya jelaskan. Yang jelas, orang yang berpendidikan bisa membunuh orang dan bikin orang tersebut keder hanya dengan ucapannya tidak dengan kepalan tangan dan lemparan batu.

Banyak aktifis ‘98 yang justru berputar haluan. Saya jadi teringat dengan pilem dan buku Soe Hok Gie. Ada apakah ini? Apakah memang tradisi di Indonesia seperti ini atau bagaimana? Ada yang bisa menjelaskan?

Syukurlah di Padang nggak ada aksi demi lagi, cuman ada satu hari Minggu besok kalau tidak salah. Mending ane nonton doraemon di tipi ketimbang demo.

Demo is okay, namun jangan nampak kan Anda para pendemo sebagai orang yang tidak berpendidikan dan orang yang primitif, begitu juga dengan “kodok coklat”. Anda aparat, orang lempar batu kepada Anda, eh Anda justru lempar balik. Begok nggak sih…

Popularity: 12% [?]


© 2007 Doom Bloog | iKon Wordpress Theme by Windows Vista Administration | Powered by Wordpress