Padang, 31 Agustus 2008

Kepada: Yth. Pengunjung DoomBloog.com

Akhirnya besok 1 September 2008 semua umat Islam sudah melaksanakan ibadah Puasa. Tidak terasa segalanya berjalan dengan cepat. Kali ini DoomBloog.com memasuki tahun pertama untuk berjalan di bulan suci Ramadahan dan segala hal yang terjadi sebelum memasuki bulan suci ini saya atas nama DoomBloog.com mengucapkan:

mohon maaf lahir dan bathin atas segala ucapan atau pun kekeliruan yang terjadi pada seluruh konten yang termuat di DoomBloog.com selama ini.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

Huf… lega rasanya bisa memuat tulisan yang satu ini. Berhubung koneksi internet dirumah yang menggunakan Speedy bermasalah alias kagak bisa konek dan kagak tau penyebabnya apa, tulisan ini saya publish langsung dari warnet yang kondirinya sepert pasar.

Berharap pada bulan suci Ramadhan ini saya bisa intens di DoomBloog.com.

Salam bahagia dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.

Salam,

DoomBloog.com

Pesta ku untuk dunia

Posted August 23rd, 2008. Filed under Cuap-cuap doom maniak ngeblog pranata

jalan masih panjang terbentang
tangan tak sejalan dengan kaki
mata terpaku pada arah yang lalu

hari ini ku mulai terlahir kembali
terlahir dengan ingatan baru
ku mulai mlupakan mu
rindu ku pada masa lalu

ku menanti
tak lama ku pergi
hari ini hari pesta ku untuk dunia

hari pesta penyinsing semangat baru
rinduku pada masa lalu diam lah sudah
biarkan asa yang membangkitkan

malam sendiri
sendiri sunyi
senyum bahagia tuk diriku sendiri

nb: hari yang berbeda dimana ku terlahir kembali dengan semangat baru, mimpi baru. Ku sudah mulai memasuki angka yang baru. Semoga angka yang berubah bisa membuat perubahan yang sangat berarti untuk dirku

Kebetulan udah hitungan mundur untuk minggat dari kampus tercinta. Saya akan tetap datang dan berkunjung karena wifi mu yang sangat cuantik. Berharap bisa menemukan sesuatu yang berbeda namun tapi pagi tadi saya baru menemukan hal baru, yaitu politik kampus itu lebih kejam dari ibu tiri. Mungkin lebih pas nya, polotik kampus sama dengan tukang jagal.

Memang kampus merupakan sebuah tempat yang ideal namun ingat apa tujuan kita ke kampus. Yang pasti tujuan kita ke kampus bukanlah untuk mempelajari bagaimana menjadi pemimpin yang baik (sebuah mimpi yang tak kunjung terwujud) tetapi kita justru memperkeruh keadaan dengan pola pikir amatiran yang kita terapkan dalam dunia politik kampus. Politik kampus tingkat lanjut memang sebuah angan-angan. Saya justru  merasa malu kalau ikut dalam politik kampus dan mengikut sertakan otot disetiap permainan.

Banyak memang teman seangkatan yang mulai merambah dunia politik kampus, tetapi saya tetap tidak ngiler untuk menjadi ketua BEM, atau ketua-ketua sejenisnya. Saya lebih memilih go blog dari pada harus menjalani itu semua. Pagi tadi saya sempatkan ke kampus, namun berhubung kampus lagi sepi kagak ada penghuni ya… nongkrong dikantin deh ama salah seorang junior. Eh… ceritanya sudah mulai menjurus ke yang lain-lain. Beberapa semester yang lalu hima jurusan *..sensor* sempat mengadakan acara diluar kampus dan sampai pada saat ini tidak ada laporan apapun tentang acara tersebut dan si ketuanya pun juga berambisi untuk menjadi ketua-ketua di acara yang lain. Ternyata ada salah seorang teman yang mengomentari tentang sepak terjang si ketua tersebut dan perkataan teman saya tersebut pun sampai ke telinga orang yang dikomentari. Akhirnya terjadilah permainan otot.

Saya tidak mempermasalah  menang atau kalah yang saya permasalahkan adalah apakah masih relevan mahasiswa main otot? Jenis / golongan mahasiswa apakah dia?

Memang orang yang dikomentari tersebut sudah kadaluarsa hubungannya dengan teman saya yang satu ini (korban gebukin). Tetapi si pelaku memang sudah sepatutnya dibuat kadaluarsa.

Sangat memprihatinkan.

Eit… tunggu dulu. Masih pada pagi hari tadi. Saya sempat berkunjung ke hima sebentar untuk melihat perkembangan terakhir. Tak taunya, Pembantu Dekan III mengamuk. PD II vs ketua BEM. PD III marah-marah lantaran kenapa dilakukan acara pra-PKMB (Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru). PD III sempat menampar ketua BEM atas ketidak becusan yang dilakukan. Akhirnya ya… si komandan BEM tersebut pun dironsen. Wakakakakakaka.

Kenapa pra-PKMB dilarang? Kenapa ospek dilarang? Karena saya tidak tau jawabannya!

Kehidupan sebagian mahasiswa dikampus memang tidak lepas dari permainan politik. Saya tutup mata dan tidak ada komentar untuk hal ini.

Kodak ria Palanta Merdeka

Posted August 18th, 2008. Filed under ngeblog padang

Gunung Padang on the spot weekend

Kota tua di sudut kota Padang

Keindahan yang mulai terjamah

nb:

poto di atas di ikut sertakan dalam lomba hiking Palanda Merdeka

Hiking Palanta wasik tenan ei

Posted August 18th, 2008. Filed under padang

Rasanya sayang kalau kaga ikut hiking Palanta. Memang sih sangat menyesatkan dan bikin lelah. Namun kisah hiking palanta kemaren sungguh wasik tenan. Banyak anggota Palanta yang hadir ketika acara tersebut dan beberapa diantaranya adalah wajah-wajah baru namun aktif di forum.

Perjalanan di mulai dari Pantai Padang melewati jembatan Siti Nurbaya. Perjalanan sampai ke jembatan Siti Nurbaya pun di penuhi oleh aktifitas jempret menjempret alias kodak ria. Aktifitas jempret menjepret ini tak kalah asiknya sampai kamere handphone pun harus dipermainkan jangan sampai kesempatan terlewatkan. Perjalanan untuk start mungkin sudah dipenuhi oleh aktifitas kodak ria, namun untuk perjalanan tahap kedua yaitu rute dari Gunung Padang ke Pantai Air Manis dipenuhi oleh gelak tawa dan juga penyesalan.

Penyesalan lantaran kenapa harus ambil rute ini dan rute itu sehingga menyebabkan perjalanan tambah susah dan lama. Perjalanan di Gunung Padang ke Pantai Air Manis lebih banyak nada penyesalan namun semangat untuk sampai di Pantai Air Manis tak kalah serunya.

Bayangkan saja perjalanan dari Gunung Padang ke Pantai Air Manis yang seharusnya sebentar alias tidak memakan waktu yang lama kali ini di memakan waktu lebih dari 3 jam perjalanan itu pun dengan rute  yang salah. Ampun bener. Tapi syukurlah sesampainya di Pantai Air Manis pepandangan pantai sudah mengobati rindu dan kaki yang panat.

Sungguh sebuah perjalanan yang bikin runyam kalau rute salah.

nb:

tulisan ini adalah untuk penjurian lomba artikel Hikin Palanta Merdeka.

Page 1 of 212