Letter from god

Posted May 31st, 2008. Filed under Cuap-cuap doom maniak ngeblog Pilem pranata Uncategorized

You want to be the lucky one of today? Try to play online blackjack and win big! But take care when playing games, especially if money is on the table! It is fantastic to get lucky, but don’t take unneccessary risks when playing online video poker, slotmachines, roulette and all your favourite games. Let the largest and most renowned online gambling guide help you to find reliable online casinos. Also you can find tips on strategies and explanations for the888 ladies and all the best casino games. Get lucky!

Silahkan diartikan sendiri karena saya tidak bisa memberikan terjemahan. Apabila tidak memiliki kamus berbahasa Inggris, Anda termasuk orang yang paling beruntung di dunia ini, saya nggak tau bagaimana di dunia lain.

Pokoke, ini sambungan dari postingan saya yang sebelumnya: Thou Shalt Always Kill = mansur

Belakangan banyak aksi demo di berbagai daerah diseluruh Indonesia. Saya jadi tidak tertarik lagi nonton tipi. Nggak tau kenapa yang jelas setiap kali demo pasti “kodok coklat” mengamuk. Entah apa yang bikin dia mengamuk. Tapi apakah aparat pantas mengamuk? Lalu apakah hal ini terjadi karena perektrutan “kodok coklat” yang asal-asalan? Kalau mengenai prekrutan memang seluruh Indonesia tau, siapa yang kenal “kodok coklat”, “kodok biru” pun juga demikian. Nunggu perang oi, hah.

Demo bertaburan dimana-mana, asal muasalnya bertaburan seperti jamur karena spora kenaikan minyak terus membuat panas mesin demo ini. Namun, alangkah baiknya pemerintah tidak selalu memikirkan mengenai inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Saya bosan mendengarnya, inflasi jangan dipelajari dan jangan selalu diliar pasar. Berapa kenaikan pasar? Entahlah. Namun pikirkanlah berapa pertumbuhan penduduk miskin setiap kuartalnya. Itulah yang perlu ditekan dan diberantas.

Wakil presiden ini entah apa yang dipikirkannya sampai melontarkan pertumbuhan ekonomi gila-gila an. 8%-9%. Lah saya yang sering denger berita langsung dari Singapura tidak pernah mendengar bahwa negeri tersebut mencapai pertumbuhan setinggi itu. Ini gila atau orang ngomong nya memang tidak pernah menyensor kata-kata? Ini Indonesia pak, bukan negeri mimpi.

Kembali lagi ke demo, saya justru curiga dengan mahasiswa yang sering demo. Demo is okay, namun jangan anarkis, Anda adalah orang yang berpendidikan. Orang yang berpendidikan berbeda dengan orang yang tidak berpendidikan. Perbedaannya tidak perlu saya jelaskan. Yang jelas, orang yang berpendidikan bisa membunuh orang dan bikin orang tersebut keder hanya dengan ucapannya tidak dengan kepalan tangan dan lemparan batu.

Banyak aktifis ’98 yang justru berputar haluan. Saya jadi teringat dengan pilem dan buku Soe Hok Gie. Ada apakah ini? Apakah memang tradisi di Indonesia seperti ini atau bagaimana? Ada yang bisa menjelaskan?

Syukurlah di Padang nggak ada aksi demi lagi, cuman ada satu hari Minggu besok kalau tidak salah. Mending ane nonton doraemon di tipi ketimbang demo.

Demo is okay, namun jangan nampak kan Anda para pendemo sebagai orang yang tidak berpendidikan dan orang yang primitif, begitu juga dengan “kodok coklat”. Anda aparat, orang lempar batu kepada Anda, eh Anda justru lempar balik. Begok nggak sih…

Kasus demi kasus terus bermunculan dan kasus yang terparah dalam sejarah hidup Indonesia adalah korupsi. Malahan yang paling jijik untuk saya dengar adalah:

kita malu memakan hak yang bukan kita

Apakah orang yang mengucapkannya masih waras atau baru hidup di Indonesia? Entahlah, yang jelas mau perkataan tersebut diucapkan setiap kali upacara (upacara kenegaraan, upacara bendera, upacara kematian mungkin masuk karena yang mati adalah bapake koruptor) perubahannya tidak akan pernah, karena presiden Indonesia yang sudah uzur serta tinggal menghitung berapa kali jum’at-an lagi tidak bisa medorong arus yang merusak bangsa ini. Muak, kesal, tapi apalah daya biar mereka mempertanggung jawabkan diakhirat nanti.

Sudah 100 tahun kebangkitan Indonesia, lalu saya ingin bertanya apanya yang bangkit? Jamur korupsi? Jamur kapitalis? Jamur? Panu? Kurap? Atau orang miskin di Indonesia memecah rekor dunia (kali)? Malu dong? Kalau saya jadi pemimpin negeri ini, mau camat atao presiden sekali pun mungkin kepala saya sudah kepala gajah lantaran malu dengan rating yang dimiliki. Lah jangankan negara, blog sendiri yang rating nya turun juga harus mendongkrak habis-habisan pake dongkrak buaya.

Mau 100 tahun kebangkitan dan perayaan kebangkitan nasional apa gunanya? Yang di omongin itu-itu aja, kalaupun ada omongan lain pasti omongannya mengenai ketahanan nasional, lah yang bikin ketahanan nasional ini rusak kan orang yang ngomong nya? Si itu tuh…

Sekarang BBM mau naik. Moncong para pengamat mulai dari pengamat ekonomi sampai perminyakan pun sudah berbusa-busa di tipi menjelaskan dampak besar serta kerugian yang akan ditanggung oleh negeri ini kalau kenaikan BBM terus dilaksanakan. Namun yang kepala gajah tetaplah kepala gajah, bodo amat dia pikir. Malahan ada yang bilang kalau kenaikan BBM ini adalah suatu keputusan politis yang sangat berbahaya. SAya menafsirkannya: orang yang mengatakan hal tersebut adalah orang yang suka dengan rupiah dan tergila-gila dengan kekuasaan. Ngapain mikirin dampak keputusan politik, negeri ini yang perlu diselamatkan. Ini mah dia mikirin apa presiden yang sekarang masih dicintai dan akan diangkat lagi di pilpres mendatang. Ini kan udah jelas kalau yang namanya presiden atau aparatur negara tidak ada yang beres alias pintar ngomong.

100 tahun sudah Indonesia merayakan hari kebangkitan sekaligus perayaan bahwa Indonesia tetaplah Indonesia yang dulu, nggak ada yang berubah.

saya merindukan Indonesia yang maju
indonesia yang bersih
indonesia yang tidak gila dengan rupiah
indonesia yang tidak kolot
indonesia yang tidak kampungan
indonesia yang tidak sok pintar
indonesia yang tidak pintar ngomong
indonesia yang tidak kepala gajah

Saya pesimis dengan perkembangan Indonesia 1 dekade mendatang, liat aja kasus:

Ingin memajukan Indonesia? Tidak harus jadi presiden dan kepala pemerintahan kan? Ingat jangan pilih wakil rakyat dan kepala pemerintahan yang tua, ntar kalau mereka sudah game over dalam masa jabatan kan nambah kasus

Thou Shalt always Kill = mansur

Posted May 18th, 2008. Filed under doom maniak ngeblog Pilem

Iseng-iseng bikin mansur juga, tapi bukan mansur yang penyanyi dangdut itu dan juga bukan mancik surau (tikus surau). Mansur disini saya artikan, matapz woi!. Iseng-iseng jalan-jalan ke domain TV eh ternyata dah berubah tuh tampilan nggak tau apa udah dibeli tapi… pidio yang dibawah inilah yang bikin mansur. Liat aja suka atau tidak dilarang protes.

Saya sendiri nggak tau sih siapa pria jenggotan tersebut dan apakah dia yahudi? Saya rasa iya, lalu siapa namanya? Apakah quelopi? Saya rasa bisa jadi, tapi ntar saya tanya dan minta poto kopi ktp pria jenggotan tersebut.

Musik yang di osongnya sih terbilang sama dengan yang lain, namun musik nya….. Ya Tuhan! pas banget dan bagus. Nggak ada kata-kata tuk menjelaskannya walaupun saya sendiri nggak tau apa yang diucapkan oleh pria yang ucapannya british spoken ini. Tapi okaylah dan mantapz.

Perhatian: Penulis tidak bertanggung jawab apabila sodara-sodara sekalin tidak dapat melihat atao menonton pideo tersebut karena pakir banwit, mari kita semua berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar sodara-sodara sekalin tidak pakir benwit.

Kalau bicara soal makan ati sih sudah biasa alias sering, tiap hari pun makan ati. Namun makan ati terus-terusan itulah yang membuat saya mulai bosan dan selalu memilih dan memilah manusia yang ingin saya anggap teman. Lantaran…. nggak tau kenapa ketika bertemu salah seorang manusia yang tidak saya kenal saya langung tau apakah saya bisa dekat dan menjadi teman dengan dia atau saya akan makan ati dengan dia. Cenayang? Jangan tanyakan kata tersebut kepada saya karena saya sendiri tidak tau.

Pernah ada yang menanyakan di YM:

Kamu cenayang yah?

Kalau ditanya mengenai cenayang apa kagak saya sendiri kagak tau, tapi entah kenapa ketika melihat orang lain baik yang saya kenal atau pun tidak saya kenal saya langsung tau apakah dia akan berhasil dan kalau berhasil apa kerjanya ntar dimasa yang akan datang dan sebaliknya. Tidak hanya itu, kepribadian serta masalah mengenai cewek, playboy, korup, penipu, tukang kibul, dan masih banyak lagi bisa saya ketahui dengan mudah hanya pada pandangan pertama. Pandangan pertama? Wakakakaka, jangan salah arti yah.

Yang bikin makan ati today is:

Saya hanya memberikan saran, silahkan diterima dan silahkan ditolak. Namun, kalau ngomong katanya disensor dong. Saya sudah berusaha men-sensor setiap ucapan namun kenapa Anda berkata demikian. Saya tidak pernah berbuat apa yang tidak saya sanggup dan kalau Anda tidak suka silahkan diam saja ketimbang Anda membuat seseorang jadi makan Ati terhadap Anda. Saya bersedia membantu, namun kalau Anda sama seperti cangkit apalah daya saya ini. Apa saya harus menuangkan air ke dalam gelas Anda setiap hari, setiap waktu, setiap kali Anda tidak bertanya saya pun selalu menuangkan air ke dalam cangkir Anda. Lalu apa kemampuan Anda.

Kekurang saya banyak sekali, sangat banyak ketimbang kelebihan yang saya miliki. Jadi terserah Anda menganggap saya ini sombong, angkuh, congkak, picik, dan penyakit sejenis lainnya. Saya bersedia membantu Anda dan saya juga sudah memberikan saran yang cucok terhadap kasus atau masalah yang pernah Anda hadapai, namun akhirnya saya harus makan ati ketika beberapa perkataan Anda menyinggung saya secara tidak langsung.

Okaylah kalau Anda sekarang ini lagi pusing how to cashing down. Saya sudah punya stragi serta banyak strategi lainnya. Saya sudah menyarankan kepada Anda terserah Anda terima atau tidak, namun alangkah baiknya kalau Anda tidak menerima Anda bersikap sopan. Jadi… terserah apa yang akan terjadi terhadap Anda dalam beberapa hal, saya sudah tidak peduli. Kalau Anda bertanya kepada saya, Anda akan tau jawaban saya. Tau kan kalau saya bisa ngibul, wakakakakaka. Hanya dengan mengatakan “Dosennya lagi ke Yogya”, satu kelas pun kena tipu, wakakakaka

Read the rest of this entry »

Page 1 of 3123