Mar

11

Politik kampus tingkat lanjut

Posted by Doom Bloog under Uncategorized, cerita kampus, doom, maniak, ngeblog, pranata

Reviewmu.com

Disclaimer: Tulisan ini tidaklah menceritakan, memfitnah, mengata-ngatai, menggunjing, menghujat, menceritakan orang lain, gosip, dan segala tindakan yang akhirnya berujung kepada pencemaran nama baik. Tetapi tulisan ini hanyalah untuk konsumsi publik dengan prioritas agar publik bisa mendapatkan informasi tentang suatu kejadian yang tak sepantasnya terjadi. Selain itu, kalau anda tidak menyukai tulisan ini silahkan tutup jendela ini. TIDAK DIREKOMENDASIKAN BAGI MEREKA YANG SUKA DENGAN “JOKE”.

Saya tertawa, tak menyangkal dan tertawa geli ketika provokator dibalik masalah yang pernah saya hadapi dulu berada didepan mata dan tersadung masalah yang sangat runyam. Saya mengatahui hal tersebut ketika makan siang dengan beberapa teman. Ketika lagi nyari tempat tuk ngisi “sumatra bagian tengah” alias perut ternyata ketemulah teman-teman yang lagi asik makan siang dan langsung aja ikut makan siang bareng mereka. Ternyata pembicaraan sudah mencapai titik didih dan betapa terkejutnya diriku ketika topik pembicaraan mengenai salah seorang teman yang melakukan tindakan penyelewengan dana dan banyaknya perbuatan yang tidak menyenangkan yang dia perbuat. Sebut saja nama si terdakwa “Buyung”.

 

Tak lama salah seorang teman mengatakan:

Que, kamu tau kan? Nama kamu sudah tercemar oleh konsentrat beracun di mata Jurusan oleh si Buyung, bahkan ada salah seorang dosen yang sudah termakan isu yang tidak benar. Jadi karena si Buyung sudah terkena masalah yang cukup pelik sekarang lah giliran kamu untuk membalas apa yang dia lakukan terhadap kamu.

Bahkan ketika laporan pertanggung jawaban kepada teman-teman kemaren, ada kan teman yang tidak menerima laporan tersebut dan si Buyung lah yang mengahasut orang tersebut karena dia tidak terkena cipratan dari kegiatan yang kamu komandani tersebut.

Quelopi menjawab:

Apa iya? Wah kayaknya ku harus mengucapkan terima kasih banyak ke si Buyung karena sudah membuat seorang Quelopi menjadi tenar dikampus. Tapi biarlah hukum alam yang bekerja. Kalau saya melakukan tindakan menjelek-jelekkan nama si Buyung seperti si Buyung lakukan terhadap saya, berarti saya sama bodohnya dengan si buyung. Ya nggak bro!

Sekilas tentang si buyung:

Buyung adalah mahasiswa seangkatan dengan saya dan dia semester 4 kemaren masuk ke salah satu ormawa papan atas dikampus, karena ada teman yang mengajukan nama saya untuk masuk ke ormawa tersebut dan saya tidak mau aktif dalam ormawa tersebut atas beberapa pertimbangan jadi saya berikanlah nama dia dan saya konfirmasi dengan si buyung dan ternyata dia setuju dan masuk. Dia aktif disana sampai pergantian ketua himpunan mahasiswa jurusan kami yang sudah habis masa baktinya. Dan teman-teman ada yang mencalonkan saya namun saya tidak tau apa pertimbangan mereka, apa karena saya sukses membawa mereka studi banding? Mungkin.

Bla bla bla dan sampailah pada acara puncak yakni pemilihan ketua himpunan mahasiswa jurusan. Si buyung lah yang menjadi ketua pemilihan tersebut. Saya masih ingat, pemilihan tersebut diadakan pada hari Selasa setelah tragedi laporan pertanggung jawaban saya. Seingat saya, pengumuman pemilihan tersebut tidak ada pada hari senin dimana saya kuliah dan justru muncul pada Selasa pagi? Lah kok bisa pemilu kalau gitu?

Akhirnya si buyunglah yang kepilih, saya dan salah seorang teman tertawa ketika melihat struktur kepemimpinan masa bakti baru himpunan ini. Tertawa geli. Pesemis untuk melihat kedepan apakah himpunan ini hidup atau mati secara perlahan.

Dan sampailah pada saat ini, ketika himpunan ditugaskan untuk menghandle beberapa keperluan untuk mahasiswa baru. Ternyata….. kemaren ketika makan siang saya dapat kabar kalau si buyung melakukan tindakan penyelewengan. Dia memang pintar untuk berbicara namun sayang omongannya berputar seperti roda pedati.

Jumlah dana yang diselewengkan sangat besar. Dan yang terpenting bukti yang dia berikan fiktif dimata bendahara himpunan mahasiswa dan teman-teman.

Tak disangka-sangka, lagi-lagi ada sangkut pautnya dengan mahasiswa yang berpolitik. Banyak teman yang mengatakan kalau dia menjatuhkan nama saya atas nama poliktik namun saya mengatakan kalau perbuatan yang dia lakukan tersebut bukanlah politik namun pengambilan keuntungan dari suatu masalah.

 

Sungguh diluar perkiraan ketika saya menjadi ketua pelaksana kegiatan studi banding ke Jawa dan berakhir di pantai Kuta, Bali. Bahkan teman yang ikut ketika itu sangat di untungkan karena:

 

  • ongkos Rp. 750.000/org (konsumsi tanggung sendiri dan penginapan di Bali ditanggung panitia)
  • Tujuan akhir ke Bali kesampaian
  • Dari ongkos yang dikeluarkan, uang kembali sebesar Rp. 239.000/org jadi kalau dikalkulasi perorang untuk ikut acara studi banding dari Padang ke Bali sebesar Rp. 511.000/org
  • Tidak terjadi tragedi kelaparan seperti beberapa tahun pelaksanaan studi banding sebelumnya.
  • Ongkos studi banding adalah ongkos termurah di tingkat fakultas dan uang kembali, bahkan salah satu juruan ada yang mencapai ongkos Rp. 2 juta/org
  • Total dana yang berlebih (lebih dari 10 juta)seandainya saya tilep mungkin sekarang ini saya sudah menggunakan laptopToshiba atau Vaio.

Jadi dari kisah yang saya alami:

 

  1. Saya tidak terlalu berprioritas atas sebuah jabatan. Biarkanlah teman-teman yang mengangkat kita sebagai penjabat atao sebagai ketua dari suatu kegiatan atau perhimpunan.
  2. Nama baik tetaplah nama baik, namun kalau sudah tercemar saya tidak akan mempermasalahkan dengan orang yang melakukannya, namun biarkanlah orang tersebut menjelek-jelekkan kita dimata orang lain sampai dia puas.
  3. Ketika nama saya buruk dimata orang lain, saya biarkan. Saya puas. Justru dari nama saya yang tersebar luaslah saya seperti selebriti kampus.
  4. Saya tidak akan berbicara empat mata untuk menyelesaikan permasalahan dengan orang yang menjelek-jelekkan nama saya, karena terlalu bodoh menurut saya.

Akhirnya ketauan juga:

 

  1. Si buyung melakukan korupsi, namun dia takut ketauan oleh pihak jurusan. Si buyung lansung mengeluarkan laporan dari pemakaian dana yang berjumlah Rp. 10 juta dengan laporan fiktif, walaupun dana yang habis sebenarnya cuman Rp. 7-8 juta. Si buyung memaksa bendahara untuk menandatangani laporan pertanggung jawaban tersebut namun si bendahara tidak bersedia dan menolaknya.
  2. Bawahan dari si buyung muak dan teman-teman berusaha untuk menyelesaikan permasalahan ini langsung dengan si buyung namun si buyung selalu menolak.
  3. Si buyung pusing.
  4. Parahnya, saya nggak bisa mendapatkan bantuan dana dari himpunan, dan juga saya sangat butuh cepat karena acara Be Blogger saya sudah deadline.
  5. Dana habis, kepala pusing.
  6. Terima kasih kepada si Buyung.

 

Gratis download WordPress Theme dan gratis download MP3. Selain itu apabila anda ingin tau tentang dunia bot- / bot / spider silahken Crawl sekarang juga

Tags: , ,

Monetize your web site

18 Comments so far

  1. hanggadamai Says:

    owalahhh, korupsi toh …

    hanggadamai’s last blog post..Mainan Baru, Bikin Pusing Tapi Penasaran

  2. ridu Says:

    wew.. diposting juga akhirnya.. btw dia baca blog ini juga gak yah??

    ridu’s last blog post..Islamic Bookfair 2008

  3. gempur Says:

    maaf numpang iklan:

    bangsa ini sudah mulai sangat keterlaluan dan kelewatan. Negara semakmur ini masih menyimpan kelaparan berujung kematian.

    Stop Kelaparan dan Gizi Buruk!

    gempur’s last blog post..nol

  4. ika Says:

    haduh,dari sejak kulya aja udah korupsi,itu si buyung ndak boleh jadi wakil rakyat tuh,,payah..
    btw, tks atas info na yang soal proteksi itu ya bro,,udah diproteksi ama qwords akhirna..hehe..:)

    ika’s last blog post..Selalu ada hal baek dibalik hal buruk

  5. Eka Says:

    amit2 deh…aku benci banget tuh sama korupsi..

    Eka’s last blog post..Bulu Mata Palsu

  6. Okta Sihotang Says:

    korupsi….kagak ada matinya, bukan duit aja yang bisa dikorupsi, waktu, tenaga, sarana lain deh yang menunjang suatu kehidupan….itu juga bisa dikorupsikan…. :)
    Okta Sihotang’s last blog post..Bikin Friendster di Local Area Network Sendiri

  7. Zee Says:

    Wew. Masih kuliah saja sdh jago menyelewengkan dana organisasi, bagaimana nanti klo masuk parpol?
    Jadi idealis memang ga mudah, krn sekarang jaman susah, semua org kadang tergoda u/ manfaatin jabatannya.
    Dia itu hrs dilengserkan. Segera.

    Zee’s last blog post..Stop PPR

  8. tehaha Says:

    idealisme meninggi ketika kita berada di kampus…
    namun, ketika di kampus saja sudah terjebak budaya korup, bagaimana nanti setelah masuk ke lingkungan masyarakat..??
    nice story, pembelajaran juga…

    tehaha’s last blog post..bukan perempuan biasa….

  9. nne Says:

    wadu,,masi kuliah aja udah ga beres kek gitu.
    ga bisa liat duit ya tu orang?

    nne’s last blog post..pindah ke kontrakan

  10. khofia Says:

    hngg… ya ya ya… ternyata untuk belajar korupsi itu juga di kampus ya? ntar kalo dah jadi pejabat trus makin pinter korupsinya?

    khofia’s last blog post..Merakit Gundam Biar Tidak Kesurupan

  11. theloebizz Says:

    waduuuuh…..
    sebenernya mah uda banyak jg kasus ky gini….
    tp biasalaaaah..ditutup2i juga..
    akhirnya mereka melupakannya..
    dan terulang kembali..
    *sigh*

    theloebizz’s last blog post..Jadi….kApaN???

  12. ridhocyber Says:

    balas dendam gak baik loh!!!

    ridhocyber’s last blog post..KumpulBlogger.Com Media Advertising Blogger Indonesia

  13. la mendol Says:

    Urusan duit memang bikin runyam. Tapi demi kebaikan mesti diselesaikan biar jadi pelajaran. :)
    la mendol’s last blog post..Ikan Bakar Kalap

  14. almascatie Says:

    pelajaran moral mahasiswa terbaik :D

  15. detnot Says:

    nunggu si buyung komen ah

    *siyul2

    detnot’s last blog post..Para Pencari Tante…

  16. waterbomm Says:

    yung yung… mana gayungnya? -mikir biar fokus(baru bangun)-

    waterbomm’s last blog post..BlogWalking

  17. magma Says:

    wah itu si bukan politik kampus. itu si politik yang bertujuan untuk kesenangan pribadi. kayak pejabat2 sekarang. ada ya orang kayak gitu???? semoga gak jadi pejabat tu orang

    magma’s last blog post..BIROKRASI MEMPERMAINKAN NYAWA

  18. dinie Says:

    halow… ceritanya saya bacain di program dunia kampus waktu siaran di radio volare 103,4 fm pontianak, waktu lagi ngebahas tema tentang: Korupsi di tubuh organisasi kampus. Bole kan yaaaa?

Leave your comment

Buy Direct Text Link Ads at Direct-Link-Ads